home about project archives id place




















7 Perempuan Indonesia dan 3 lainnya

oleh: IACC ADMIN | Portofolio | 1 Bulan lalu

Bibiana Lee/ Peace On Earth/30x40 Digital Print/2021 Cristine Cezanne-Thauss/Austria/Only Together/60x70cm AOC/2021 Gloria Keh/Singapura/Peace 4 Myanmar/30x40 Collage/2021 Holy Noor Lia/ Peace in Mandalay/25x30 AOC/2021
Indah Arsyad/Resistance/30x40 Charcoal on Paper/2021 Indah Wahyuni/Myanmar Menangis/40x50 AOC/2021 Arogunmati Omoyeni/Nigeria/Lady Red/22x14 inch Oil on canvas/2021 Retno Anjarwati/ Everthing Will be ok/60x70 AOC/2021
Tiarma SIrait/Promise/140x140/Mix Media/2010 Tini Jameen/Peace Today,Peace Tomorrow/140x140 AOC/2021  

Sekilas #PrayforMyanmar

Seri karya-karya ini saya tuliskan dengan tajuk, 7 perempuan Indonesia dan 3 lainnya. 7 Peserta perempuan asal Indonesia dari total 14 perempuan Indonesia dan 28 lainnya internasional. Artinya ada 42 peserta perempuan dalam pameran virtual #prayformyanmar ini, sebuah pameran yang kemudian menjadi lazim semenjak pandemik COVID-SARS 19 mendera seluruh dunia. Tulisan ini tidak akan mengulas tentang karya-karya tersebut, hanya ingin menyelipkan informasi perihal partisipasi karya-karya perempuan (Indonesia) di medan seni internasional dan sekaligus untuk memberi laporan atas inisiasi #PrayforMyanmar.Perempuan-perempuan yang berasal dari berbagai latar belakang dan profesi; ibu rumah tangga, akademisi (non seni), guru kesenian, dan full-time artist, yang belajar baik melalui jalur non formal (otodidak) maupun formal pendidikan seni. 7 perempuan itu;Tiarma Sirait, Retno Anjarwati, Tini Jameen, Indah Wahyuni, Indah Arsyad, Holly Noor Lia, dan Bibiana Lee - tersebut merupakan sebagian peserta dari karya-karya yang mewakili untuk dipublikasikan (secara virtual) di Turki bersama 50 karya (total) lainnya bersanding dengan karya-karya dari Turki yang juga sebagian besar didominasi karya-karya perempuan; untuk memperluas jangkauan pesan #PrayforMyanmar. 3 lainnya karya-karya (perempuan) dari Singapura -Gloria Keh, Austria-Cristine Cezanne-Thauss, dan Nigeria-Arogunmati Omoyeni. Total ada 20 karya perempuan berbagai negara lainnya seperti dari India, Iran, Mexico, Jerman, USA serta Lithuania dalam 50 karya (selected) tersebut dan India menempati peserta perempuan terbanyak kedua dan Libanon ketiga. Nama-nama peserta perempuan lainnya dari Indonesia yang terjaring diantaranya, Ida Farida, Kana Fuddy, Maria Tiwi, Sulan Liem, Tatiek Mudjiati, Ulil Gama dan Desy Rahma Dhani.

Inisiatif yang bertajuk Virtual Collaboration for Peace #prayformyanmar baru saja berlalu dan terjadi secara spontan sebagai wujud kesetiakawanan pada perjuangan seniman-seniman Myanmar selama ini. Kami menerima rilis dari seniman-seniman Myanmar yang berjudul: Call to the Global Creative Community to Show Solidarity with the People of Myanmar. Mereka menyatakan bahwa situasi di Myanmar betul dapat diselesaikan oleh orang-orang Myanmar sendiri, tetapi mereka membutuhkan dukungan internasional pada apa yang sedang mereka perjuangkan, -mencari bentuk demokrasi.

Pameran virtual yang dimulai pada bulan Maret 2021 melalui @indoartculture media Facebook Page Indonesian Art Culture Network ini bisa disebut sebagai engagement para seniman berinteraksi dan menyebarkan pesan #PrayforMyanmar. 145 karya telah kami terima; peserta Indonesia merupakan peserta terbanyak dan beberapa lainnya dari Singapura, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Filipina, Korea Selatan, India, Nepal, Bhutan, Uni Emirat Arab, Iraq, Iran, Lebanon, Suriah, Turki, Maroko, Mexico, Brazil, Equador, Peru, Nigeria, Senegal, Macedonia, Lithuania, Slovakia, Rusia, Belanda, Mauritus, Jerman, Austria, USA, Itali, dan Yunani.

Terima kasih atas semua ketulusan pihak-pihak yang telah membantu, diantaranya undangan untuk mempublikasikan di galeri online Turki, dan penulis berkeyakinan akan banyak lagi respon-respon positif sebagai feed back terselenggaranya pameran kemanusiaan ini. Setidaknya seniman Indonesia punya kontribusi dalam mendorong arus berita media massa terkait tragedi kemanusiaan (Myanmar) dikawasan Asia dan diseluruh negara asal peserta pameran ini.

We Stand Together

Terima Kasih
Sampe Jumpa Lagi

IAC Network Official Project
All Design @Degowang