home about project archives id place




















Catatan Kaki Project Fotografi: Indonesiaku

oleh: IACC ADMIN | Fotografi | 5 Tahun lalu

Nama Indonesia sebenarnya telah lama diciptakan James Richard Logan (ahli hukum Skotlandia) Menurutnya dia lebih menyukai istilah geografis Indonesia yang bersinonim dengan Kepulauan Hindia.

Pendapatnya merupakan penolakan terhadap istilah indunesians dan Melayunesians yang digunakan oleh George Samuel Windsoe Earl untuk menyebut penduduk Kepulauan Malayan.

JR Logan menciptakan istilah baru Indonesia untuk menyebut penghuni wilayah gugusan nusantara dan membaginya menjadi 4 wilayah geografis : 1. Indonesia Barat terdiri dari Sumatera, semenanjung Melayu, Kalimantan, Jawa dan pulau-pulau antara. 2. Indonesia Timur Laut terdiri dari Formosa hingga gugusan Kepulauan Sulu dan Mindanao di Philipina hingga Kepulauan Visaya. 3. Indonesia barat daya terdiri dari Pantai timur Kalimantan hingga Papua Nugini termasuk gugusan kepulauan di papua barat, Kai dan Aru. dan 4. Indonesai Selatan terdiri dari gugusan kepulauan selatan trans-Jawa, anatara Jawa Papua Nugini atau dari Bali hingga gugusan Kepulauan Timor.

Logan adalah orang yang pertama mengenalkan nama Indonesia, kemudian Adolf Bastian guru besar Etnologi Universitas Berlin yang mempopulerkannya di dunia akademis selama kurun waktu 1884-1894. Nama Indonesia sudah dikenal sebagai istilah budaya dan geografis, karena secara politis wilayah ini dikuasai Belanda dengan sebutan Nederlandsch-Indie )Hindia Belanda).

Baca lebih lengkap: harysoemarwoto.wordpress.comharysoemarwoto.wordpress.com'>harysoemarwoto.wordpress.com />
Catatan lain menuliskan:
Erwan melanjutkan, ia mengaku sudah cukup lama mempelajari Kerajaan Sriwijaya. Bahkan, objek skripsi yang ia buat sewaktu masih duduk di bangku kuliah adalah Kerajaan Sriwijaya. Ini bisa memperkuat bahwa ia benar-benar banyak tahu tentang Kerajaan Sriwijaya.

Alasan mengapa ia tertarik untuk meneliti lebih dalam tentang Kerajaan Sriwijaya sebenarnya sangat sederhana. Ini timbul setelah ia penasaran mengapa nama Sriwijaya selalu identik dengan sesuatu yang besar. Mulai dari Kodam II Sriwijaya, Universitas Sriwijaya, Sriwijaya FC, Sriwijaya Air hingga Pupuk Sriwijaya sengaja memakai nama Sriwijaya untuk menggambarkan kebesaran.

Saya berpikir, kita kan hanya mendengar nama Kerajaan Sriwijaya dari pelajaran di sekolah. Sementara bukti dari Kerajaan Sriwijaya hanya bisa dilihat dari beberapa peninggalannya yang rata-rata sudah banyak yang rusak. Hanya dari data-data tersebut kok kita berani menganggap kalau Kerajaan Sriwijaya itu benar-benar kerajaan yang besar,ujar Erwan.

Project mencari sejarah yang hilang
bahtiardwisusanto.wordpress.com" target=_blank title="goto bahtiardwisusanto.wordpress.com'>bahtiardwisusanto.wordpress.com">bahtiardwisusanto.wordpress.com'>bahtiardwisusanto.wordpress.com