home about project archives id place




















SYAIR TRAGEDI 13-15 MEi 1998

oleh: IACC ADMIN | Seni Sastra | 2 Tahun lalu

Oleh Syukur Budiardjo

Inilah syair tragedi bangsa ini.
Mengusik selalu hati nurani.
Mahasiswa tampil gagah berani
Lalu tumbangkan rezim tirani.

Sehari sebelumnya kita terharu
Mahasiswa Trisakti kena peluru
Orang-orang jadi ikut berseteru
Malam hari aksi dengan menyaru

Berpindah bintang di angkasa raya
Pertanda pemimpin berganti gaya
Dari Mesir Pak Harto tak berdaya
Hingga akhirnya tak lagi berjaya

Tigabelas Mei Jakarta membara
Asap hitam mengepul di udara
Preman menjarah berbuat angkara
Orang-orang tak bisa bersuara

Pak Harto tiba di tanah air
Setelah berkunjung dari Mesir
Situasi membuatnya getir
Pak Harto lalu jadi tersingkir

Reformasi datang jadi semboyan
Rakyat bergelora berpengharapan
Datangnya perubahan kehidupan
Hidup bebas tak menerima tekanan

Pak Harto menimbang cari solusi
Mahasiswa hingar dalam demonstrasi
Menduduki Senayan tanpa permisi
Pak Harto berpikir perlu suksesi

Setelah Harmoko mengetuk palu
Hati Pak Harto menjadi pilu
Lengser keprabon jadi berlalu
Mahasiswa bersorak lalu mengelu

Jakarta, 9 Mei 2014