home > column > detail
19 September 2013



KISAH SAMUDRA

diposting oleh: admin

Banjir Semesta yang dipicu oleh letusan Krakatau Purba mengakibatkan manusia berbagai ras bereksodus ke segala penjuru dunia. Konsep Sedulur Papat Lima Pancer (saudara empat yang kelima di tengah-tengah) sangat jelas menunjuk warna-warna yang kontekstual dengan ras-ras utama manusia, yaitu putih, hitam, kuning, merah, dan yang kelima mancawarna.

Dari pembacaan itulah maka pada 12 Juli 2013, setelah mengeksplor lokasi, dipastikan pura 5 agama GAMBUR ANGLAYANG di Kubutambahan Singaraja Bali menjadi pilihan utama lokasi awal pendokumentasian KISAH SAMUDERA. Multikultur bukanlah suatu jiwa dan perilaku yang asing dalam tatanan kemasyarakatan kita. Teladan itu telah ada di masa silam, telah dipunyai leluhur bangsa ini.

Selanjutnya kilas balik menuju masa awal sejarah Indonesia yang nyatanya dimulai dari misteri Situs Candi Batujaya peninggalan Tarumanagara di Karawang Jawa Barat, menjadi saksi abad kegelapan akibat perubahan Iklim yang dipicu kembali oleh letusan Krakatau Purba berikutnya pada tahun 535 M.

Perjalanan teks masa lalu ini menjadi menarik ketika disentuh oleh aktivitas Komunitas Lubang Jarum Indonesia (KLJI). Ketika saat ini kita hanya mengenal situs-situs beserta kisahnya yang mewakili budaya tutur sebagai folklore maupun mitologi, KLJI ingin mengangkat kembali nilai-nilai ini melalui eksplorasi dan proses pengarsipan yang berisi paduan rekam gambar dengan padanan mengkisahkan kembali sebagaimana budaya bercerita yang memiliki nilai-nilai penting bagi generasi muda untuk menjadi referensi.

KLJI yang tersebar di penjuru Indonesia seakan meyakinkan bahwa kisah-kisah masa lalu tentang Samudera di Indonesia dapat dieksplorasi dalam bentuk pengarsipan situs berikut 'the story behind' dapat dilakukan oleh masing-masing KLJI di berbagai kota dan daerah sehingga kelak terkompilasi sebuah Kisah Indonesia sebagai pustaka.

Kisah Samudera adalah sebuah pameran dalam Vision Image Festival 2013 yang mengkhususkan pada eksplorasi mengenai sejarah kelautan Indonesia melalui proses pengarsipan situs-situs yang memiliki kaitan erat. Pameran yang menampilkan karya KLJI ini dikuratori oleh Ray Bachtiar Dradjat sebagai sumbangsih dunia fotografi Indonesia kepada proses pembangunan nilai-nilai yang dapat menjadi alternatif dalam metoda edukasi melalui pengarsipan.

www.visionimagefestival.com/event/ocean-stories-klji/

raybachtiarklji@gmail.com