home > column > detail
20 Januari 2014



Wawancara BF Artwork

diposting oleh: admin

1. Halo apa kabar BF Artwork? Boleh tahu kenapa memakai nama itu? Kalo nama sebenarnya?

Jawab:
Halo, Nama BF Artwork itu singkatan dari Bunga Fatia’s Artwork, maksudnya satu akun si BF Artwork itu berisi dokumentasi pembuatan karya-karyanya Bunga Fatia (saya), dan fan page nya BF Artwork berisi khusus karya-karyanya aja tanpa dokumentasi pembuatannya.

Kalau tentang nama sebenarnya, sebelumnya saya sudah punya akun Facebook personal, namanya Bunga Fatia, awalnya dokumentasi karya-karya dan karya-karya saya saya share di akun Bunga Fatia, responnya banyak friend request dari orang yang saya ngga kenal di dunia nyata tapi maksudnya baik, untuk sharing hal-hal yang sehobi sama saya. Akhirnya di kasih ide dari ayah saya untuk bikin akun khusus seputar karya-karya saya. Gitu deh. (panjang ya jawabannya)

2. Saya pernah melihat satu karya stencil tentang gadis berjilbab membawa kuas, apakah itu anda ? Untuk konteks street art di Indonesia sepertinya keberadaan anda sangat spesial, apa pendapat anda sendiri mengenai populasi perempuan yang terkait aktivitas street art?

Jawab:
Karya stencil tentang gadis berjilbab bukan saya yang buat.
Awalnya saya merasa takut di tertawakan dan di remehkan oleh laki-laki, yang kebanyakan pelaku street art di Indonesia kan laki-laki ya, jadi saya sempat berpikir mereka seperti bilang ”Ini perempuan ngapain sih di pinggir jalan tengah malem corat coret tembok..”, hehe, tapi orangtua saya selalu mendukung segala aktivitas positif saya, apapun itu.

Populasi perempuan yang terjun ke dunia street art memang ngga sebanyak laki-laki ya dari dulu dan menurut saya sih wajar, karna perlu orangtua yang cukup berani untuk mengizinkan anak perempuannya gambar di pinggir jalan tengah malem, hehe.

3. Sejak kapankah anda ikut aktif dalam kegiatan street art? Bisa diceritakan dari proses awal belajar sampai sekarang aktif berkarya(berkomunitas)?

Jawab:
Awal saya terjun ke dunia street art dan turun pertama kali ke jalanan untuk menggambar tahun 2011, saat itu umur BF Artwork sudah satu tahun, karna awalnya BF Artwork bergerak di desain grafis, karna kebetulan saat itu saya menjadi mahasiswa baru jurusan desain grafis di sebuah universitas, dan memang lagi senang-senangnya bikin banyak karya grafis.

Street art, terutama graffiti, saya sudah menyukainya dan mempunyai cita-cita menjadi graffiti writer/bomber dari saya SMP, itu kira-kira tahun 2005, dimana saat itu saya sering melihat banyak graffiti di pinggir jalan yang terlihat keren, mungkin karna saat itu saya termasuk anak perempuan yang tomboy, jadi saya sangat ingin bisa membuatnya. Jadi saya memulai dengan membuat sketsa-sketsa graffiti, karna belum terbayang untuk gambar beneran di pinggir jalan.

Akhirnya, saat saya kuliah kira-kira semester dua, saya mendapat kesempatan untuk mengikuti pameran tentang street art di daerah Tangerang, saya menemukan infonya di suatu poster dari situs tembokbomber.com yang hampir setiap hari saya mengunjungi web tersebut, pameran untuk siapa saja yang mau ikut serta dan karyanya bebas, kalo ngga salah namanya Firstart, saya sama sekali belum pernah membuat graffiti selain di kertas, saat itu, namun saya memberanikan diri untuk membuatnya di sebuah papan berukuran sekitar 100cm x 160cm dan saya bawa sendiri ke tempat pameran tersebut. Dari situ saya mendapat banyak link dari teman-teman sesama pelaku street art, dan dari situlah perjalanan si BF Artwork fokus ke street art (hehe..)

Awalnya saya menggambar menggunakan cat tembok dan kuas, karna belum bisa beradaptasi dengan harga cat semprot, dimana kalau bikin karya pakai cat dan kuas bisa jauh lebih murah dibanding bikin karya pakai cat semprot. Saya membuat mural, gambar-gambar karakter, lama-lama saya mulai berani membuat graffiti pakai cat tembok, dan makin lama, saya membuat graffiti pakai cat semprot. Cita-cita saya dari tahun 2005 pun terwujud 
Saat itu saya sama sekali ngga punya temen perempuan untuk gambar/bombing bareng, tapi makin kesini, tahun 2014 ini saya melihat sudah mulai banyak populasi perempuan yang terjun ke dunia street art, khususnya perempuan-perempuan Indonesia, dan sekarang saya sudah punya beberapa teman peremuan yang juga pelaku street art dari dalam kota (Jakarta & Tangerang), luar kota (Bandung), dan luar negeri (Thailand, Singapura, & Australia), senang sekali 


4. Pada kesempatan berkarya di jalanan, pada moment yang manakah anda merasa mendapat pengalaman yang luar biasa dan merasa karya tersebut sangat penting dalam aktivitas berkesenian?

Jawab:
Wah, kalau moment yang unik-unik sih banyak banget ya, moment yang sangat berkesan buat saya waktu lagi gambar di daerah Bintaro, kondisinya saya di temani enam orang teman (teman saya baik-baik banget deh mau nemenin gambar), itu jam satu pagi, dan dengan izin orangtua. Dua orang teman saya, laki-laki, nemenin saya gambar di tembok pinggir jalan, sisanya satu laki-laki dan tiga perempuan nunggu di mobil yang jaraknya sekitar sepuluh meter dari tembok tempat saya gambar. Yak, kebetulan tempat itu adalah tempat mangkal para banci, jadi dua temen laki-laki saya yang ada tepat di belakang saya bertahan dengan sabarnya di godain banci-banci kurang lebih dua jam sampai saya selesai, haha. Yang di mobil, banyak banci-banci yang ngumpet di samping mobil untuk dandan dan benerin pakaiannya, jadi temen-temen saya yang di mobil banyak denger percakapan-percakaan yang bikin mereka ketawa tapi juga ketakutan saat itu. Dan, ngga lama setelah saya selesai gambar, lewatlah geng motor yang lagi kerjar-kejaran, karna yang ngejar ngebutnya ngga terkontrol motor itu nabrak tumpukan batu bata yang ada di antara tembok saya gambar dan mobil dimana ada temen-temen saya yang nunggu. Saya dan dua temen saya panik, kita sangat deket dari kejadian itu dan takut jadi ikut-ikutan salah atau gimana, akhirnya kita tungguin yang kecelakaan itu sampe pergi, trus kita langsung cabut juga.

Moment lainnya yang berkesan juga ada yang di tangkep polisi, KTP di tahan dan di suruh hapus gambarnya baru KTPnya di balikin, ada yang di palakin AKAMSI (anak kampung situ) yang ngakunya FBR dan minta uang untuk nyumbang anak yatim dan jagain gambar kita biar ngga di corat coret. Dan lain-lain.
Kalau soal karya, saya sempat bikin dua graffiti di daerah Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, di gardu listrik di sebuah taman, itu adalah dua graffiti favorit saya, kado untuk ulang tahun ayah saya dan ibu saya, tulisannya ”Happy Birthday Dad” yang saya buat bulan juni 2012 dan ”Hapy Birthday Mom” yang saya buat bulan september 2012 

Profil
Nama : BF Artwork
Telp. : 081316023893
Lahir : Jakarta, 5 oktober 1990
Pendidikan : Desain Grafis 2009 di Universitas Multimedia Nusantara