home > project > detail > community
detail community



Situbondo Ethno Society

Apa dan Siapa ?
Situbondo Ethno Society adalah ruang kreasi yang mengorientasikan proses kreatif bermusik sebagai sebuah pengalaman belajar bersama. Dengan orientasi tersebut, Situbondo Ethno Society lebih menitik beratkan pada domain kreasi yang bersifat edukatif dan tidak semata mengorientasikan diri pada kerja kreatif pemanggungan. Ruang lingkup proses kreatif Situbondo Ethno Society meliputi : dokumentasi folklore, eksplorasi bunyi, pembuatan instrumen musik, aransemen musik, workshop musik, dan silaturahmi karya. Awal mula terbentuk pada pertengahan bulan Januari 2013, digagas bersama oleh Wahyu Aves, Ali Gardy, Ardi Prasetyo, Opek, dan Ririen Mamonto.

Kenapa Musik ?
Sebagian besar anggota Situbondo Ethno Society adalah pemusik dan untuk saat ini musik dan bunyi yang niscaya menjadi pilihan medium ekspresi artistik Situbondo Ethno Society.

Kenapa Etnik ?
Ragam pola melodik dan ritmik musik etnik nusantara adalah wilayah eksploratif yang menjadi ladang inspirasi dalam setiap penggarapan karya Situbondo Ethno Society. Hal tersebut semata bertujuan untuk mencoba merayakan keanekaragaman budaya Nusantara dengan memahami perbedaan etnik sebagai kekayaan kultural yang harus senantiasa dijaga. Selain itu, Situbondo Ethno Society memiliki tanggung jawab moral untuk turut ambil bagian mengenalkan lebih luas kepada masyarakat tentang kosanada bebunyian etnik nusantara. Semoga.

Mau Kemana ?
Sebagai ruang belajar dan berkreasi bersama, Situbondo Ethno Society hanya memiliki tujuan pada lahirnya generasi yang sadar budaya dan cinta pada keanekaragaman kultural yang dimiliki oleh bangsanya serta mampu menterjemahkan kecintaannya itu melalui potensi bakat dan minat yang dimilikinya. Orientasi panggung bagi Situbondo Ethno Society bukanlah muara proses berkarya, karena kami meyakini bahwa panggung yang sebenarnya adalah keseharian itu sendiri. Dengan pemikiran tersebut, kami memiliki cita cita mewujudkan sebuah laku budaya yang inheren dalam keseharian, sebuah proses membudaya yang menyatu dalam keseharian yang kami jalani, dan bukan sebuah laku budaya yang senantiasa bersifat carnival pun selebrasi semata. Heroik bukan ? Hahaha….

Apa yang dilakukan?
Sebagai kelompok, belum banyak yang kami lakukan. Beberapa diantaranya.
1. Melakukan eksperimentasi pembuatan instrumen musik dari bambu dan barang bekas.
2. Menjadi narasumber beberapa kegiatan workshop musik di sekolah dan perguruan tinggi di Situbondo.
3. Proses penggarapan musik iringan tari.
4. Proses penggarapan dokumentasi karya, baik audio ataupun visual.
5. Silaturahmi bunyi alias latihan rutin.


ethnosibond.blogspot.com

email:ethnosibond@gmail.com

Alamat: Jl Moch Seruji 17 F Situbondo | 68312